Masyarakat Desa Penyangga Minta PT Agricinal Tidak beraktivitas Di wilayah DAS.

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Doni Efrika

Foto : Doni Efrika

BengkuluEkspose.com – Polemik PT Agricinal dengan Masyarakat Penyangga sepertinya belum juga menemui titik terang terkait pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sabai, pasalnya hingga saat ini pihak perusahaan masih besikukuh untuk beraktivitas dilahan yang sudah dilepaskan tersebut.

Bahkan Andika selaku asisten manager PT Agricinal mengatakan, pihaknya masih mempunyai hak untuk mengelola serta memanen tanam tumbuh di wilayah DAS sabai, kendati daerah tersebut bukan lagi kewenangan pihak perusahaan.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Oleh karena itu, Luki salah satu warga Desa penyangga, meminta agar segera dibuatkan patok HGU dan non HGU serta pihak perusahaan tidak lagi mengelola lahan diluar HGU walaupun masih ada tanam tumbuh perusahaan diatasnya.

” Kami meminta agar perusahaan segera membuat patok batas HGU dan non HGU, selain itu pihak perusahaan juga diminta untuk tidak lagi mengelola lahan diluar HGU” Ungkapnya

Baca Juga :  Pemdes Tanjung Kemenyan Ganteng Unit Tipikor Polres Bengkulu Utara Gelar Pelatihan Hukum

Luki menambahkan, dalam hal ini pihaknya meminta kejelasan terkait pengelolaan DAS, yang mana selama ini pihak perusahaan masih beraktivitas dilahan yang sudah dikeluarkan dari HGU perusahaan.

“Kami hanya meminta kejelasan, agar pihak perusahaan tidak lagi seenaknya beraktivitas dilahan luar HGU” Tutupnya

Penulis : Doni Efrika

Editor : Editor

Berita Terkait

HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF
Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan
Ayam Petelur Ketahanan Pangan Desa Tanjung Kemenyan Sukses Berproduksi, Kades : Diproyeksi Akan Meningkatkan Perekonomian Desa
Proyek Listrik Desa Rp800 Juta Diduga Bermasalah, Aparat Tunggu Bukti Kerugian Negara
Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi
Penahanan Oknum Kades Oleh Polre Bengkulu Utara, Menambah Daftar Pejabat Desa Tersandung Kasus Korupsi
Atasi Teror Harimau di Desa Gembung Raya Tim BKSDA Pasang Perangkap Harimau di Dua Titik
Harimau Muncul Sekitar Pemukiman Masyarakat, Warga Dusun II Gembung Tengah, Desa Tanjung Kemenyan Khawatir.
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:12 WIB

HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:34 WIB

Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 15:19 WIB

Ayam Petelur Ketahanan Pangan Desa Tanjung Kemenyan Sukses Berproduksi, Kades : Diproyeksi Akan Meningkatkan Perekonomian Desa

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:08 WIB

Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi

Senin, 28 Oktober 2024 - 13:09 WIB

Penahanan Oknum Kades Oleh Polre Bengkulu Utara, Menambah Daftar Pejabat Desa Tersandung Kasus Korupsi

Berita Terbaru