Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Tirta Ratu Sambat Bengkulu Utara (foto dokumen)

Perumda Tirta Ratu Sambat Bengkulu Utara (foto dokumen)

Argamakmur, Bengkulu Utara – Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap PDAM Tirta Ratu Samban untuk periode 2020 hingga 2024 mengungkapkan bahwa perusahaan daerah tersebut mengalami kerugian kumulatif yang mencapai lebih dari Rp30 miliar.

Besarnya nilai kerugian tersebut menjadi perhatian publik karena dinilai mencerminkan perlunya evaluasi terhadap tata kelola dan kinerja perusahaan milik daerah itu agar mampu memberikan pelayanan optimal sekaligus menjaga kesehatan keuangan perusahaan.

Baca Juga :  Pemdes Tanjung Kemenyan Ganteng Unit Tipikor Polres Bengkulu Utara Gelar Pelatihan Hukum

Selain mencatat kerugian yang cukup besar, hasil audit BPKP juga menemukan adanya pembayaran reward atau bonus kepada jajaran manajemen PDAM pada tahun 2024 dengan nilai mencapai lebih dari Rp300 juta. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan terkait dasar pemberian bonus di tengah kondisi keuangan perusahaan yang masih mengalami kerugian.

Sorotan terhadap tata kelola PDAM Tirta Ratu Samban juga semakin menguat setelah sebelumnya proses rekrutmen pegawai di perusahaan tersebut menuai perhatian. Sejumlah pihak menduga adanya indikasi praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan seleksi, sehingga mendorong desakan agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem manajemen perusahaa.

Baca Juga :  Rampungkan Serapan DD Tahap Pertama, Pemdes Gembung Raya Gelar MDST dan Penyaluran BLT DD

Hingga berita ini diturunkan, Direktur PDAM Tirta Ratu Samban belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait hasil audit BPKP maupun berbagai sorotan yang berkembang di tengah masyarakat.

Penulis : Redaksi

Editor : Admin

Berita Terkait

DPRD Bengkulu Utara Soroti Temuan BPKP, Perumda Merugi Bertahun-tahun namun Manajemen Terima Reward.
HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF
Ayam Petelur Ketahanan Pangan Desa Tanjung Kemenyan Sukses Berproduksi, Kades : Diproyeksi Akan Meningkatkan Perekonomian Desa
Proyek Listrik Desa Rp800 Juta Diduga Bermasalah, Aparat Tunggu Bukti Kerugian Negara
Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi
Penahanan Oknum Kades Oleh Polre Bengkulu Utara, Menambah Daftar Pejabat Desa Tersandung Kasus Korupsi
Atasi Teror Harimau di Desa Gembung Raya Tim BKSDA Pasang Perangkap Harimau di Dua Titik
Harimau Muncul Sekitar Pemukiman Masyarakat, Warga Dusun II Gembung Tengah, Desa Tanjung Kemenyan Khawatir.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:04 WIB

DPRD Bengkulu Utara Soroti Temuan BPKP, Perumda Merugi Bertahun-tahun namun Manajemen Terima Reward.

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:12 WIB

HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:34 WIB

Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 14:42 WIB

Proyek Listrik Desa Rp800 Juta Diduga Bermasalah, Aparat Tunggu Bukti Kerugian Negara

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:08 WIB

Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi

Berita Terbaru