HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perumda Tirta Ratu Samban, Bengkulu Utara

Perumda Tirta Ratu Samban, Bengkulu Utara

Argamakmur, Bengkulu Utara – Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bengkulu mengungkap kondisi kinerja keuangan Perumda Air Minum Ratu Samban Bengkulu Utara masih belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Berdasarkan analisis kinerja keuangan periode 2022 hingga 2024, perusahaan masih mengalami kerugian sehingga indikator Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) berada pada kondisi negatif.

Dalam laporan audit dijelaskan, perusahaan belum mampu mencapai nilai ROA di atas tiga persen, yang merupakan salah satu indikator kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih dari seluruh aset yang dimiliki.

Secara umum, perusahaan air minum daerah yang sehat memiliki nilai ROA di atas tiga persen. Sementara itu, nilai ROA Perumda Air Minum Ratu Samban selama periode audit masih berada pada angka negatif yang menunjukkan rendahnya efisiensi pemanfaatan aset dan masih terjadinya kerugian operasional.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

BPKP mencatat, rata-rata ROA perusahaan selama periode 2022 hingga 2024 berada di angka negatif sekitar -7,97 persen. Nilai terendah tercatat -6,37 persen pada tahun 2022, sedangkan nilai terburuk mencapai -9,99 persen pada tahun 2023. Kondisi tersebut mencerminkan perusahaan belum mampu menghasilkan keuntungan dari aset yang dikelolanya.

Tidak hanya dari sisi keuangan, audit juga menemukan sejumlah kelemahan dalam tata kelola perusahaan. Di antaranya belum adanya risk register yang memuat potensi risiko kecurangan, seperti manipulasi pencatatan meter pelanggan, penyalahgunaan kas, pengadaan barang dan jasa, hingga penyalahgunaan aset perusahaan.

Permasalahan tersebut dinilai terjadi karena perusahaan belum memiliki kebijakan dan pedoman anti-fraud, masih lemahnya pemahaman manajemen serta pegawai mengenai manajemen risiko, fungsi Satuan Pengawas Internal (SPI) yang belum optimal dalam mengidentifikasi potensi kecurangan, serta kurangnya pembinaan dari pemerintah daerah sebagai pemilik modal dalam penerapan manajemen risiko.

Baca Juga :  Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi

Selain itu, BPKP juga mencatat belum adanya pengawasan dan evaluasi terhadap akuntabilitas kinerja maupun keuangan sebagaimana rekomendasi audit pada periode sebelumnya.

Atas berbagai temuan tersebut, BPKP merekomendasikan kepada Bupati Bengkulu Utara, Dewan Pengawas, dan Direktur Perumda Air Minum Ratu Samban untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perusahaan serta memperkuat tata kelola dan sistem pengendalian internal.

 

Dengan hasil audit tersebut, klaim bahwa kinerja Perumda Air Minum Ratu Samban berada dalam kondisi baik menjadi perhatian dan perlu dikaji berdasarkan hasil evaluasi serta rekomendasi yang telah disampaikan oleh BPKP.

Penulis : Redaksi

Editor : Admin

Berita Terkait

Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan
Ayam Petelur Ketahanan Pangan Desa Tanjung Kemenyan Sukses Berproduksi, Kades : Diproyeksi Akan Meningkatkan Perekonomian Desa
Proyek Listrik Desa Rp800 Juta Diduga Bermasalah, Aparat Tunggu Bukti Kerugian Negara
Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi
Penahanan Oknum Kades Oleh Polre Bengkulu Utara, Menambah Daftar Pejabat Desa Tersandung Kasus Korupsi
Atasi Teror Harimau di Desa Gembung Raya Tim BKSDA Pasang Perangkap Harimau di Dua Titik
Harimau Muncul Sekitar Pemukiman Masyarakat, Warga Dusun II Gembung Tengah, Desa Tanjung Kemenyan Khawatir.
Peringati HUT Bhayangkara Ke 78, Kapolsek Ketahun Gelar Kegiatan One Day Jabtras 2 Adventure
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:12 WIB

HASIL AUDIT BPKP UNGKAP KINERJA KEUANGAN PERUMDA AIR MINUM RATU SAMBAN MASIH NEGATIF

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:34 WIB

Hasil Audit BPKP: PDAM Tirta Ratu Samban Rugi Lebih dari Rp30 Miliar, Tata Kelola Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 - 15:19 WIB

Ayam Petelur Ketahanan Pangan Desa Tanjung Kemenyan Sukses Berproduksi, Kades : Diproyeksi Akan Meningkatkan Perekonomian Desa

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:08 WIB

Cabuli Cucu Tiri, Kakek 60 tahun di Bengkulu Utara di Amankan Polisi

Senin, 28 Oktober 2024 - 13:09 WIB

Penahanan Oknum Kades Oleh Polre Bengkulu Utara, Menambah Daftar Pejabat Desa Tersandung Kasus Korupsi

Berita Terbaru